Archive for fiksi

Akulah Pohon

Akulah sang pohon
Aku menatap daun yang baru saja jatuh dari rantingku

Ia terlihat tegar, walaupun kesedihannya tidak dapat tertutupi
Kudengar angin mengajaknya untuk pergi bersama

Tapi ia menolak

Ia ingin tetap di sini katanya

Membusuk, terserap tanah, dan menyuburkanku

Pohon yang membuangnya
Aku menangis mendengar kata-katanya

Bukan hanya karena pengorbanannya

Tapi karena keadaan yang membuat aku harus membiarkan dia berpikir aku telah membuangnya
Padahal tak pernah sekalipun aku ingin melepaskan daun itu dari rantingku

Bahkan jika Tuhan mengizinkan, akan kulepaskan daun-daun lain di rantingku untuk mempertahankan daun terbaikku itu


Tapi mana bisa aku menawar Tuhan?

Wahai daun yang kulepaskan

Aku biarkan kau berpikir aku membuangmu

Tapi aku menunggu-menunggu saat kau diserap tanah

Dan merambat masuk dari akar ke batangku

Akan kuhayati keberadaan dirimu di dalam tubuhku


Karena mungkin, inilah cara Tuhan mempersatukan kita

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.